Petualangan Tanpa Henti: Dari Ijen ke Bali, Cerita Kita
Setelah petualangan yang mengesankan di Baluran (lihat disini) dan di Blue Fire Gunung ijen (lihat disini), kami tiba di rumah singgah dengan kelelahan yang tersisa. Topan dan Dika, yang sempat terjatuh dari motor dan masih merasakan sedikit sakit, langsung memutuskan untuk balas dendam dengan tidur semalaman. Tidak ada yang bisa menghalangi mereka untuk tidur pulas—bagaimanapun, besok adalah hari baru dan kami sudah merencanakan untuk menyebrang ke Pulau Bali. Sementara itu, kami yang masih terjaga sibuk merencanakan perjalanan hari berikutnya.
“Eh, besok kita harus bangun jam berapa?” tanya Ardi sambil menyiapkan perlengkapan motor.
“Jangan khawatir, jam 5 pagi udah harus siap berangkat,” jawabku, memandangi jam yang sudah menunjukkan pukul 11 malam.
“Serius nih? Bentar lagi aku jatuh tidur juga,” sahut Dika, sambil menguap lebar.
Kami semua tertawa, mengetahui bahwa kami semua sudah sangat lelah setelah perjalanan panjang sebelumnya.