Kehangatan Sumba: Menelusuri Tradisi, Alam, dan Persahabatan
Hari Rabu, Hari Kedua di Sumba
Hari ini adalah hari keduaku di Pulau Sumba, dan hari kedelapan dalam rangkaian perjalanan keliling wilayah timur Indonesia. Dengan semangat baru, aku memulai perjalanan di pagi yang cerah. Rencananya, aku akan menuju ke bagian barat Pulau Sumba untuk menikmati keindahan alam dan budaya yang tersembunyi. Namun, sebelum itu, aku mendapat pesan singkat dari Koh Sinyo, pemilik Toko Semar (lihat disini), yang mengundangku untuk mampir ke rumahnya sejenak.
"Sebelum menuju ke barat, mampir dulu ya, ada hal yang ingin ku bicarakan denganmu," begitu pesan yang kudapat. Dengan senyum di wajah, aku pun memulai perjalanan dari penginapan di Sandlewood (lihat disini) menuju Toko Semar. Sesampainya di sana, aku disambut hangat oleh Koh Sinyo, seorang pria dengan senyum ramah dan semangat yang tak pernah pudar. Kami pun duduk santai di ruang tamu rumahnya yang sederhana, sambil menikmati teh pucuk.