Yesus dan Muhammad
Bayangkan dua tokoh besar yang membentuk wajah dunia: Yesus dari Nazaret dan Muhammad dari Mekah. Keduanya melahirkan agama dengan pengikut miliaran, keduanya dipandang sebagai teladan hidup, tetapi jalan mereka begitu berbeda. Buku Yesus dan Muhammad karya Dr. Mark A. Gabriel mencoba mengurai perbedaan itu dengan lugas, membandingkan ajaran, kehidupan, dan warisan mereka.
Ditulis oleh seorang mantan dosen di Universitas Al-Azhar Kairo, buku ini menghadirkan pandangan dari dalam tradisi Islam sendiri, lalu meletakkannya berhadap-hadapan dengan Injil. Hasilnya bukan sekadar debat teologis, tapi juga potret dua sosok yang membentuk sejarah dunia.
![]() |
Yesus dan Muhammad |
Isi dan Hal-Hal Menarik Tiap Bab
Bab 1–2: Kehidupan Awal
Menyoroti latar belakang Yesus dan Muhammad. Yesus lahir sederhana di Betlehem, sedangkan Muhammad dibesarkan di Mekah dalam lingkungan suku Quraisy.
Bab 3–4: Pesan dan Ajaran
Yesus menekankan kasih, pengampunan, dan kerajaan Allah. Muhammad menekankan kepatuhan, syariat, dan perjuangan membela agama.
Bab 5–6: Kekuasaan dan Kekerasan
Yesus menolak kekerasan bahkan ketika ditangkap. Muhammad memimpin perang Badar, Uhud, dan Hunain—menunjukkan peran sebagai pemimpin militer.
Bab 7: Perempuan dalam Pandangan Yesus dan Muhammad
Yesus memperlakukan perempuan dengan setara dan penuh hormat. Muhammad, menurut penulis, lebih membatasi peran perempuan sesuai konteks sosial Arab abad ke-7.
Bab 8: Surga dan Keselamatan
Yesus menggambarkan keselamatan sebagai anugerah Allah yang membawa pada kehidupan kekal. Muhammad menekankan surga dengan gambaran jasmani dan balasan bagi mereka yang taat.
Bab 9: Kematian dan Akhir Hidup
Yesus wafat di salib, bangkit, dan meninggalkan pesan rohani. Muhammad wafat di Madinah setelah memimpin komunitas Islam selama 23 tahun.
Bab 10: Warisan Dua Tokoh
Dari ajaran kasih hingga syariat, dari gereja hingga khilafah, bab ini menutup perbandingan dengan pertanyaan: jalan mana yang benar-benar membawa damai?
