Sejarah Perancis: Dari Zaman Batu hingga Abad ke-20
Perancis adalah salah satu bangsa dengan sejarah panjang dan penuh warna di Eropa. Buku Sejarah Perancis (Dari Zaman Prasejarah Hingga Akhir Abad 20) membawa kita menelusuri perjalanan ribuan tahun negeri ini, dari manusia purba penghuni gua hingga menjadi kekuatan modern dunia.
![]() |
| Sejarah Perancis |
Bab I – Jejak Prasejarah
Perjalanan dimulai dari lukisan gua Lascaux dan jejak Homo sapiens awal di wilayah Perancis. Bab ini menggambarkan bagaimana wilayah Perancis sejak awal menjadi pusat budaya manusia purba, dengan seni, alat batu, dan kehidupan nomaden yang perlahan berubah menjadi pertanian. Perancis ternyata memiliki salah satu koleksi lukisan gua prasejarah paling terkenal di dunia.
Bab II – Abad Pertengahan: Bangkitnya Kerajaan
Ketika Kekaisaran Romawi runtuh, Perancis memasuki era kerajaan Frank. Dinasti Meroving, Caroling, hingga munculnya Charlemagne menjadikan Perancis sebagai pusat kekuasaan Eropa. Abad pertengahan juga diwarnai oleh feodalisme, gereja yang dominan, serta Perang Salib. Charlemagne bukan hanya raja, tapi dianggap sebagai “Bapak Eropa” yang meletakkan dasar kekuasaan modern.
Bab III – Revolusi Perancis
Bab ini adalah salah satu bagian paling dramatis. Dari krisis ekonomi, pajak menindas rakyat, hingga lahirnya ide-ide kebebasan, persamaan, dan persaudaraan. Revolusi 1789 mengguncang monarki absolut, menumbangkan Raja Louis XVI, dan mengubah wajah politik dunia. guillotine menjadi simbol sekaligus saksi lahirnya era baru demokrasi dan hak asasi manusia.
Bab IV – Era Napoleon
Setelah revolusi, muncullah Napoleon Bonaparte. Ia mengubah Perancis menjadi kekuatan militer yang ditakuti, menaklukkan hampir seluruh Eropa, namun akhirnya jatuh di Waterloo. Meski demikian, Napoleon meninggalkan warisan hukum modern: Code Napoléon. hukum sipil ciptaannya masih dipakai hingga kini di berbagai negara.
Bab V – Perancis Modern: Abad 19–20
Perancis kemudian mengalami pasang surut: perang melawan Jerman, kolonialisme di Afrika dan Asia, Perang Dunia I dan II, hingga era Charles de Gaulle. Bab ini menggambarkan bagaimana Perancis bertahan dari kekalahan, bangkit, dan akhirnya menjadi bagian dari kekuatan Eropa modern. Perancis tak hanya bertahan, tapi juga menjadi motor utama lahirnya Uni Eropa.
