Sang Penyihir dari Portobello

Sang Penyihir dari Portobello – Paulo Coelho


Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Athena, perempuan berdarah Rumania yang diadopsi oleh keluarga Lebanon lalu tinggal di London. Ia tumbuh sebagai sosok penuh rasa ingin tahu, berbeda dari orang kebanyakan, dan sering dianggap “aneh”. Sejak kecil ia merasa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya pencarian akan “Ibu” sejati, bukan hanya ibu biologis, tetapi juga arketipe Ibu sebagai sumber kehidupan.

Ceritanya disusun lewat sudut pandang beragam: mantan kekasih, dosen universitas, imam, wartawan, tetangga, hingga murid spiritualnya. Dari sana kita mengenal Athena sebagai perempuan yang menari penuh ekstase, mengajarkan cinta, membebaskan diri dari dogma, tapi sekaligus memicu kontroversi. Ia dijuluki "penyihir" karena cara spiritualitasnya yang berbeda, tak jarang dianggap berbahaya oleh masyarakat konvensional.

Sang Penyihir dari Portobello


Isi dan Hal-hal Menarik Tiap Bagian

Masa kecil Athena

Hidup sebagai anak adopsi, sejak dini sudah menunjukkan rasa haus akan pengetahuan dan spiritualitas.

Pernikahan dan menjadi ibu

Ia menikah muda, melahirkan anak, tetapi kemudian merasa hidupnya hampa. Dari sinilah pencarian jati diri semakin intens.

Pencarian spiritual

Athena belajar dari berbagai guru: ikonografi, agama-agama besar, hingga spiritualitas Timur. Menariknya, ia menemukan pencerahan lewat tarian—sebagai bahasa tubuh untuk menyatu dengan Sang Pencipta.

Athena sebagai guru

Ia mengajarkan orang-orang untuk mendengar “suara hati” dan merayakan hidup dengan bebas. Namun kebebasan ini membuatnya dicap sesat, bahkan berbahaya.

Akhir hidup Athena

Misterius. Diceritakan ia terbunuh, namun bagaimana dan oleh siapa tetap menjadi teka-teki. Novel ditutup dengan kesadaran bahwa setiap orang yang mengenalnya punya “Athena” versinya masing-masing.