Meditasi Yesus: Karena Itu Haruslah Engkau Sempurna
Buku ini lahir dari pengalaman pribadi penulis, Agustinus Daniel, yang menemukan kembali panggilan rohani setelah melalui krisis hidup. Dari sana ia menekuni kembali tradisi doa batin yang sederhana, disebut Meditasi Yesus, yang berakar pada Doa Yesus dari Gereja Timur dan Doa Rosario dari Gereja Barat.
Meditasi Yesus bukanlah sekadar metode doa baru, melainkan jalan rohani yang mengajak pembaca kembali ke keheningan, menyatu dengan Kristus, serta menemukan kekuatan iman di tengah dunia modern yang serba bising dan sekuler.
![]() |
| Meditasi Yesus |
Isi & Hal-hal Menarik Tiap Bab
1. Pendahuluan – Latar belakang lahirnya meditasi ini, krisis modernitas, dan kebutuhan akan doa kontemplatif.
2. Semangat Nabi Daniel – Kisah kesetiaan Nabi Daniel menjadi inspirasi kesederhanaan dan keteguhan iman dalam doa.
3. Berdoa & Keheningan – Pentingnya keheningan sebagai jalan terbaik untuk berjumpa dengan Tuhan.
4. Doa Batin Timur & Barat – Perjalanan doa Yesus (Gereja Timur) dan doa Rosario (Gereja Barat) yang memperkaya tradisi.
5. Dari Doa Yesus & Rosario ke Meditasi Yesus – Bagaimana keduanya berpadu menjadi doa batin yang transformatif.
6. Landasan Biblis & Rohani – Meditasi Yesus dipertegas dengan Kitab Suci dan tradisi gereja.
7. Bunda Maria dalam Spiritualitas – Peran Maria sebagai teladan doa batin.
8. Lebih Jauh tentang Doa Batin – Menggali praktik doa hening dan kontemplasi.
9. Mempraktekkan Meditasi Yesus – Petunjuk praktis melakukan doa ini di kehidupan sehari-hari.
10–18. Panggilan Transformatif – Termasuk tema metanoia (pertobatan), kenosis (pengosongan diri), communio (persekutuan), imitatio (meneladani Kristus), hingga panggilan apologetik dan profetik.
19. Penutup – Intisari Meditasi Yesus dan bagaimana mempraktekkannya dalam komunitas.
