Harry Potter dan Piala Api (4)

Harry Potter dan Piala Api – Turnamen Spektakuler dan Kembalinya Kegelapan


Tahun keempat Harry di Hogwarts penuh kejutan: Hogwarts menjadi tuan rumah Turnamen Triwizard, ajang sihir bergengsi antar sekolah. Namun, di balik kemeriahan turnamen, ada bahaya besar yang menanti. Buku ini adalah titik balik: dari kisah petualangan seru ke kegelapan nyata saat Voldemort akhirnya kembali.

Harry Potter dan Piala Api 


Bab Awal: Pertanda Gelap

Harry bermimpi tentang Voldemort yang bersekongkol dengan pengikutnya. Sementara itu, tanda Kegelapan muncul di langit saat Piala Dunia Quidditch diserang Death Eater. pembuka cerita langsung mencekam—ancaman Voldemort makin terasa nyata.

Bab Tengah: Turnamen Triwizard Dimulai

Tiga sekolah sihir—Hogwarts, Beauxbatons, dan Durmstrang—berkumpul. Piala Api memilih peserta: Cedric Diggory, Viktor Krum, Fleur Delacour… dan secara misterius, Harry Potter! konflik batin Harry makin terasa, karena ia dipaksa ikut turnamen berbahaya yang sebenarnya tidak ia pilih.

Bab Ujian: Tiga Tugas Mematikan

Harry menghadapi tiga tantangan maut: 1. Melawan naga.  2. Menyelamatkan sahabat di dasar danau. 3. Menembus labirin penuh jebakan.  tiap tugas penuh aksi, strategi, dan menegangkan, menunjukkan perkembangan Harry sebagai penyihir muda.

Bab Klimaks: Kuburan dan Kembali Hidupnya Voldemort

Di tugas terakhir, Piala Triwizard ternyata jadi jebakan Portkey yang membawa Harry dan Cedric ke kuburan. Cedric dibunuh, dan Harry dipaksa menyaksikan kebangkitan Voldemort. adegan kembalinya Voldemort adalah salah satu momen paling gelap dan ikonik di seluruh seri.

Bab Penutup: Dunia Berubah Selamanya

Harry kembali dengan trauma besar, membawa kabar bahwa Voldemort sudah kembali. Namun Kementerian Sihir menolak percaya. buku ini menutup era "petualangan anak sekolah" dan membuka bab baru yang jauh lebih serius dan berbahaya.