Bibliografi Beranotasi Karya E.F.E. Douwes Dekker
Buku “Bibliografi Beranotasi Karya E.F.E. Douwes Dekker” bukan sekadar daftar pustaka, melainkan sebuah peta intelektual dari seorang tokoh besar pergerakan nasional. Isinya adalah kumpulan karya-karya E.F.E. Douwes Dekker—mulai dari artikel, pamflet, buku, sampai surat pribadi—diberi anotasi penjelasan yang membuat pembaca awam sekalipun bisa mengerti konteks, isi, dan pengaruh tulisan-tulisan tersebut.
![]() |
| Bibliografi Beranotasi Karya E.F.E. Douwes Dekker |
Beberapa poin penting yang membuat buku ini hidup:
1. Awal Karier & Perang Boer : Tulisan-tulisan Dekker di koran Belanda menceritakan pengalamannya ikut Perang Boer di Afrika Selatan. Dengan gaya dramatis, ia melukiskan ketidakadilan Inggris terhadap kaum Boer.
2. Het Tijdschrift & De Expres : Media yang jadi wadah ide-ide progresif Dekker. Dari sini lahir kritiknya tentang rasisme, ketidakadilan kolonial, hingga gagasan persatuan nasional lintas ras.
3. Indische Partij : Surat, pamflet, dan pidato politik yang menjadi fondasi pergerakan. Dekker bersama Tjipto dan Soewardi terang-terangan menantang kolonialisme. Suratnya kepada Ratu Wilhelmina bahkan menegaskan: “Ini tanah kami, bukan tanah Anda!”
4. Pemikiran Humanisme & Filsafat : Tidak melulu politik, Dekker juga menulis soal agama, budaya, dan filsafat, misalnya tentang Yesus sebagai simbol perlawanan, atau soal percampuran ras sebagai kekuatan bangsa.
5. Kontroversi dengan Media : Buku ini juga menyingkap “perang dingin” antara media prokolonial dan nasionalis. Dekker kerap berdebat dengan surat kabar yang membela pemerintah kolonial.
