Atlantis: The Lost Continent Finally Found
Buku Atlantis: The Lost Continent Finally Found adalah hasil riset Prof. Arysio Santos selama lebih dari 30 tahun. Dalam bukunya, ia menyuguhkan klaim bombastis: Atlantis sejati ternyata berada di Indonesia, khususnya di daratan Sunda yang kini kian tenggelam dibumihanguskan oleh letusan maha dahsyat seperti Krakatau dan Toba, yang menurutnya sejajar dengan kisah Plato tentang tenggelamnya benua.
Prof. Santos menelusuri berbagai disiplin geologi, paleoklimatologi, arkeologi, linguistik, mitologi bahkan peta kuno dan citra satelit dipanggil untuk mendukung narasinya. Dari ribuan variabel lapisan tanah, flora-fauna purba, sistem irigasi, hingga jejak budaya agraris semuanya “cocok” dengan deskripsi Atlantis karya Plato dan filsuf klasik lainnya. Kabel USB-nya pun katanya cocok.
![]() |
| Atlantis: The Lost Continent Finally Found |
Bab 1: Dari Timaeus ke Tropis
Begitu membuka lembar awal, pembaca diajak bertualang ke masa Pleistosen, saat es tebal dan laut rendah membentuk daratan luas bernama Sunda. Dengan sigap, Santos bilang: "Atlantis itu di sini!" seolah-olah berbisik, "Hey, terimakasih bumi, buat tempat penelitianku aja."
Bab 2: Peta Satelit vs Mitologi Klasik
Lanjut ke bab satelit dan peta topografi purba. Santos dan asistennya (Frank Hoff) menyorongkan grafik elevasi, citra bawah laut, dan teks Plato seperti sedang menyusun puzzle sauh kukuh seolah mitologi Yunani itu GPS yang bisa di-Google Earth-kan.
Bab 3: Bencana Global, Krakatau Jadi Culprit
Siapa yang bangga punya letusan gunung super dahsyat? Santos mengangkut Krakatau dan Toba ke panggung dunia, mempersejuihnya sebagai "mega-cataclysm" yang mengakhiri Zaman Es dan tenggelamkan Atlantis versi versi Indonesia. Tsunami? Cek. Banjir besar ala global? Cek. Drama epik geologis? Double cek.
Bab 4: Atlantis = Eden Tropis
Tiba-tiba, Atlantis dijadikan sebagai "Taman Eden", lengkap dengan empat sungai surgawi dan segala kenikmatan tropis. Seakan-akan Adam dan Hawa sedang duduk santai minum es kelapa di Bali sebelum diusir ke gurun.
Bab 5: Peradaban Manners dari Nusantara
Santos menegaskan bahwa segala peradaban hebat Mesir, Maya, Yunani, Aztec sebenarnya warisan imigran Atlantis Indonesia yang selamat dari bencana. Teori difusi budaya level dewa: peradaban lari dari Indonesia lalu mendirikan piramida di Meksiko dan kuil di Teotihuacan. Mungkin nanti peneliti lain akan menyebut Bali sebagai sumber yoga, ya?
