Alkitab Sudah Bicara Akan Hancurnya Islam – Hilal bin Sahar

Alkitab Sudah Bicara Akan Hancurnya Islam – Hilal bin Sahar


Buku ini menelusuri nubuat-nubuat dalam Alkitab, khususnya kitab Yesaya, Yehezkiel, Daniel, hingga Wahyu, lalu mengaitkannya dengan tokoh misterius bernama Hilal bin Sahar yang dalam tradisi Ibrani diterjemahkan sebagai Bintang Fajar atau Lucifer. Penulis mengaitkan Hilal bin Sahar dengan simbol bulan sabit dan bintang dalam Islam, lalu menafsirkan bahwa nubuat tentang keruntuhan bangsa-bangsa penentang Israel menunjuk pada dunia Islam modern.

Alkitab Sudah Bicara Akan Hancurnya Islam


Poin-poin penting dan bab menarik:

1. Asal-usul Hilal bin Sahar – Nama ini muncul dalam Yesaya 14:12. Dalam tafsir Ibrani disebut heylel ben-shachar (Bintang Timur, Putra Fajar). Penulis menghubungkannya dengan Lucifer dan simbol bulan sabit.

2. Nubuat Israel dan bangsa-bangsa – Ditekankan bahwa pusat nubuatan Alkitab adalah Israel dan Yerusalem. Semua bangsa yang menentang Israel akan menerima murka Tuhan, dan penulis menyebut bangsa-bangsa Islam modern sebagai penggenapan nubuat itu.

3. Tokoh akhir zaman versi tiga agama – Islam menyebut Imam Mahdi, Isa al-Masih versi Muslim, dan Dajjal. Sementara Alkitab mengenal Anti-Kristus, Nabi Palsu, dan Yesus yang sejati.

4. Kesamaan nama dan simbol – Penulis menyoroti 99 nama Allah dalam Islam, beberapa di antaranya disamakan dengan gelar “penghancur” atau “pembawa kebinasaan” dalam Alkitab (seperti Abadon/Apolion). Ia menegaskan adanya paralel dengan Hilal bin Sahar.

5. Simbol Bulan Sabit & Bintang – Dari mata uang kuno hingga lambang kekuasaan Islam, simbol ini dikaitkan dengan dewa bulan pra-Islam, yang menurut penulis adalah Hilal bin Sahar.

6. Nubuatan Perang Akhir Zaman – Kitab Amos, Joel, Yeremia, hingga Wahyu dibaca sebagai ramalan runtuhnya bangsa-bangsa Arab dan Islam karena perlawanan mereka pada Israel.